Posyandu Mawar Desa Sapari
Posyandu Mawar Laksanakan Kegiatan Kelas Ibu Balita
Lampiran File
Posyandu Mawar Laksanakan Kegiatan Kelas Ibu Balita
Meta Deskripsi: Posyandu Mawar Desa Sapari menggelar kegiatan Kelas Ibu Balita dengan tema perawatan bayi agar terhindar dari sakit, menghadirkan fasilitator dari Puskesmas Muruk Rian dan kader posyandu, untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu balita dalam perawatan anak dan penerapan PHBS.
Posyandu Mawar Desa Sapari pada hari ini, melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Balita yang berfokus pada Perawatan Bayi Sakit. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Desa Sapari dan dihadiri puluhan ibu balita, kader posyandu, serta perangkat desa, Sapari ( 3/10/2025 ).
Hadir sebagai fasilitator, Yanti Endek, A.Md.Keb dari Puskesmas Muruk Rian, yang memberikan pendampingan teknis mengenai cara merawat bayi ketika sakit. Dalam penyampaiannya, Yanti menegaskan bahwa peran ibu sangat penting dalam mengenali kondisi anak sejak dini.
“Ibu-ibu harus peka terhadap tanda-tanda awal penyakit pada bayi. Jika anak demam tinggi, sulit makan, atau menunjukkan gejala tidak biasa, segera lakukan langkah pertama di rumah dan jangan ragu membawa ke fasilitas kesehatan. Semakin cepat ditangani, semakin baik hasilnya,” ujarnya.
Selain itu, Ika Aryani Mamal, A.Md.Keb, selaku Penjabat Kesehatan Ibu di PKM Muruk Rian, menyampaikan edukasi mengenai skrining tumbuh kembang bayi. Ia menekankan bahwa deteksi dini sangat penting dalam perkembangan anak.
“Pertumbuhan anak bukan hanya soal berat badan atau tinggi badan, tetapi juga perkembangan motorik, bicara, dan sosialisasi. Melalui skrining rutin di posyandu, kita bisa mendeteksi sejak dini jika ada keterlambatan perkembangan sehingga dapat segera ditangani,” kata Ika.
Penyuluhan PHBS dari Kader Posyandu
Selain materi dari tenaga kesehatan, kader Posyandu Mawar turut memberikan penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi ini menekankan pentingnya mencuci tangan dengan benar, menjaga pola makan dengan menerapkan prinsip 4 sehat 5 sempurna, serta memperhatikan konsumsi sayuran dan daging untuk kebutuhan gizi balita.
kader Posyandu Mawar Minaria Kasi dan Lampang Njau yang ikut mendampingi kegiatan, menyampaikan bahwa kebiasaan sederhana bisa sangat menentukan kesehatan keluarga.
“Mencuci tangan dengan benar dan mengatur pola makan keluarga adalah kebiasaan kecil, tetapi dampaknya besar. Jika ini dibiasakan sejak anak-anak, maka mereka akan tumbuh sehat dan terhindar dari banyak penyakit,” jelas Minaria.
Dukungan Pemerintah Desa
Pemerintah Desa Sapari memberikan apresiasi penuh atas pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran para ibu balita dalam kelas ini diharapkan mampu menambah wawasan serta keterampilan mereka dalam menjaga kesehatan anak, baik dari segi perawatan ketika sakit maupun dalam pemenuhan gizi.
Kepala Desa Sapari, Eliyanto, A.A, Md, Pd, SD, menyatakan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya yang digerakkan oleh posyandu.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi budaya baru bagi masyarakat Sapari. Posyandu adalah ujung tombak layanan kesehatan di desa, sehingga dukungan ibu-ibu sangat menentukan keberhasilan program ini,” tegasnya.
Tujuan, Fungsi, dan Harapan
Pelaksanaan Kelas Ibu Balita ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat bayi saat sakit.
- Memberikan keterampilan praktis terkait tumbuh kembang anak.
- Menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
Fungsinya tidak hanya sebatas penyuluhan, tetapi juga menjadi wadah interaksi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat desa dalam membangun kesadaran kolektif mengenai kesehatan balita.
Ke depan, diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin, sehingga angka gangguan tumbuh kembang dapat ditekan, sekaligus memperkuat peran posyandu dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Sapari.
Sahrul r
22 Desember 2025 20:39:17
Mantap...