Sekilas Info
Selamat datang di Website Resmi Desa Sapari, Kecamatan Muruk Rian, Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara

Artikel & Berita

Berita Desa

Pemerintah Desa Sapari Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025

Lampiran File

Pemerintah Desa Sapari Gelar Rembuk Stunting Tahun 2025

WhatsApp_Image_2025-09-11_at_09-53-40 Meta Deskripsi: Pemerintah Desa Sapari menggelar Rembuk Stunting pada 11 September 2025 di Aula Kantor Desa. Kegiatan ini membahas tujuan, sasaran, indikator penanganan, serta komitmen penganggaran tahun 2026 untuk percepatan penurunan stunting, dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat.

Sapari, 11 September 2025; Pemerintah Desa Sapari menggelar kegiatan Rembuk Stunting pada Kamis (11/9/2025) bertempat di Aula Kantor Desa Sapari. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, Babinsa, kader Posyandu, kader PKK, nara sumber Dinna Aryati Fatikah, S.Gz Ahli Gizi Puskesmas Muruk Rian serta masyarakat desa Sapari. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Sapari, Frans Dongo, SP, yang menekankan pentingnya rembuk stunting sebagai wadah bersama dalam upaya menurunkan angka stunting di desa.

Apa Itu Rembuk Stunting?

Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah desa yang khusus membahas strategi pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu. Melalui forum ini, pemerintah desa bersama masyarakat dapat mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, serta menyusun program prioritas agar upaya percepatan penurunan stunting bisa terwujud.

Tujuan dan Sasaran

Tujuan utama rembuk stunting adalah menyatukan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menurunkan angka stunting. Sasaran kegiatan meliputi:

  • Peningkatan kesadaran orang tua tentang gizi seimbang.
  • Pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, bayi, dan balita.
  • Penguatan peran kader Posyandu dan PKK dalam pendampingan keluarga.
  • Menetapkan prioritas anggaran desa untuk intervensi stunting.

Indikator Penanganan Stunting

Dalam pembahasan, beberapa indikator utama penanganan stunting ditegaskan, antara lain:

  1. Penurunan prevalensi anak balita dengan gizi kurang dan pendek.
  2. Peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap.
  3. Peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.
  4. Akses sanitasi layak di rumah tangga.
  5. Ketersediaan pangan bergizi di tingkat keluarga.

Fokus Anggaran Tahun 2026

Sekretaris Desa Frans Dongo, SP, menyampaikan bahwa pemerintah desa akan memprioritaskan penganggaran tahun 2026 untuk penanganan stunting skala desa. Program tersebut akan mencakup pemberian makanan tambahan bergizi, peningkatan kualitas layanan Posyandu, serta edukasi gizi keluarga.

“Kami berkomitmen untuk mengalokasikan dana desa secara proporsional pada upaya penanganan stunting. Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi masa depan generasi Sapari,” tegas Frans.

Paparan Narasumber

Dalam kesempatan tersebut, salah satu narasumber Ahli Gizi dari  Puskesmas Muruk Rian Dinna Aryati Fatikah, S.Gz, menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada makanan tambahan, tetapi juga pada pola asuh keluarga.

“Balita yang sehat bukan hanya karena asupan gizi yang baik, tetapi juga karena pola pengasuhan yang penuh perhatian. Kami mengajak orang tua untuk rutin datang ke Posyandu agar tumbuh kembang anak bisa dipantau secara berkala,” paparnya.

Diskusi Interaktif

Rembuk stunting kali ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara pemerintah desa, Babinsa, kader, dan masyarakat. Babinsa menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah stunting, sementara peserta rapat aktif menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan program di lapangan.

Kepala Desa Sapari, Eliyanto A.A, Ma, Pd, SD, dalam pesannya menegaskan dukungan penuh terhadap hasil rembuk stunting ini.

“Rembuk stunting bukan hanya seremonial. Saya berharap setiap keputusan hari ini benar-benar diimplementasikan. Anak-anak kita adalah investasi terbesar, maka kita wajib menjaga tumbuh kembang mereka dengan baik,” ujarnya.

Menuju Desa Sehat dan Bebas Stunting

Kegiatan rembuk stunting Desa Sapari menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah bersama. Dengan perencanaan yang matang, dukungan anggaran, serta keterlibatan masyarakat, Desa Sapari menargetkan terwujudnya desa sehat dan bebas stunting dalam beberapa tahun mendatang.

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa
Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Desa Sapari

153 LAKI-LAKI

147 PEREMPUAN

Total

300

Orang/Jiwa

Pendidikan

Wilayah

Agama

Usia/Umur

Pemilih

Perkawinan

Pekerjaan

Vidio
Profil Desa
Menu Kategori
Arsip Artikel
Agenda
Sinergi Program
Komentar
Media Sosial
Statistik Pengunjung
Jam Kerja

MEDIA SOSIAL
Desa Sapari, Kecamatan Muruk Rian, Kabupaten Tana Tidung - Kalimantan Utara

Hari ini:12
Kemarin:74
Total:38.959
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.41.188.33
Browser:Tidak ditemukan
Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu 08:00:00 16:00:00
Minggu Libur
Peta Lokasi Kantor
Peta Wilayah Desa

Transparansi APBD Desa

APBDes 2026 Pelaksanaan

PENDAPATAN

Anggaran:Rp 1.711.962.157,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

BELANJA

Anggaran:Rp 2.530.182.580,98
Realisasi:Rp 0,00
0%

PEMBIAYAAN

Anggaran:Rp -285.987.262,98
Realisasi:Rp 0,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Dana Desa

Anggaran:Rp 215.869.000,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

Bagi Hasil Pajak dan Retribusi

Anggaran:Rp 15.509.923,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 1.419.979.968,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah

Anggaran:Rp 60.603.266,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

APBDes 2026 Pembelanjaan

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA

Anggaran:Rp 957.883.941,98
Realisasi:Rp 0,00
0%

BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA

Anggaran:Rp 317.830.498,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN DESA

Anggaran:Rp 1.203.256.000,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA

Anggaran:Rp 24.745.831,00
Realisasi:Rp 0,00
0%

BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA

Anggaran:Rp 26.466.310,00
Realisasi:Rp 0,00
0%