Berita / Artikel
Peran Perempuan Dalam Pembangunan Desa Sapari
Lampiran File
Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa Sapari
Meta Deskripsi: Perempuan Desa Sapari berperan besar dalam pembangunan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian budaya. Salah satu kontribusi penting adalah melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kedai Baca yang menjadi pusat gerakan literasi desa berbasis perempuan.
Desa Sapari, Kecamatan Muruk Rian, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, menjadi salah satu contoh desa yang menunjukkan kemajuan inklusif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk perempuan sebagai penggerak utama pembangunan. Perempuan Desa Sapari tidak hanya terlibat dalam peran domestik, tetapi menjadi tokoh aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, budaya, hingga literasi.
- Keterlibatan Perempuan dalam Pemerintahan Desa
Perempuan kini aktif mengikuti dan mempengaruhi proses pengambilan keputusan di tingkat desa melalui: Musyawarah Desa (Musdes), Keterlibatannya sebagai Perangkat Desa, Keterlibatan dalam Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pengurus LPM, TP PKK, Kader Posyandu, hingga penggerak kegiatan Literasi Desa. Perempuan turut menyuarakan aspirasi kelompok rentan dan mendorong agenda pembangunan yang berkeadilan.
- Penguatan Ekonomi Keluarga Melalui UMKM dan Kelompok Perempuan
Kelompok perempuan di Desa Sapari mengelola berbagai usaha mikro seperti: Olahan pangan lokal, Kerajinan tangan berbasis sumber daya alam, Kelompok simpan pinjam perempuan. Program-program ini merupakan hasil swadaya masyarakat. Hasilnya bukan hanya menambah pendapatan keluarga, tetapi juga membentuk solidaritas ekonomi berbasis gender.
- Kontribusi dalam Pendidikan, Kesehatan, dan Gizi Keluarga
Perempuan memainkan peran penting sebagai: Kader Posyandu dan Kader Kesehatan Desa, yang aktif dalam kampanye gizi, pencegahan stunting, dan imunisasi anak. Pengelola dan guru PAUD yang mendidik anak usia dini di masa emas perkembangan. Pendorong edukasi kesehatan reproduksi dan pernikahan sehat bagi remaja desa.
- Agen Pelestarian Budaya dan Adat Lokal
Perempuan Desa Sapari masih memegang peran penting dalam: Menjaga kearifan lokal dan adat istiadat Tidung, Mewariskan bahasa ibu dan tradisi lisan, Mempromosikan kuliner dan kerajinan lokal sebagai bagian dari identitas desa. Mereka juga terlibat dalam penyelenggaraan acara budaya dan spiritual desa yang melibatkan lintas generasi.
- Peran Strategis Perempuan dalam Literasi melalui TBM Kedai Baca Desa Sapari
Salah satu kontribusi paling berdampak dari perempuan Desa Sapari adalah peran mereka dalam gerakan literasi melalui Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kedai Baca. TBM ini didirikan pada tahun 2022 dengan dukungan bantuan bahan bacaan bermutu dari Perpusnas RI. Tujuannya adalah menjadi pusat belajar nonformal, ruang literasi, dan wahana pemberdayaan masyarakat.
Peran Perempuan dalam TBM:
- Pengelola dan Pustakawan: Mayoritas pengurus TBM adalah ibu rumah tangga dan kader PKK yang terlatih, menjadi garda depan dalam manajemen buku dan pelayanan pengunjung.
- Fasilitator Kegiatan Literasi: Mereka rutin mengadakan program seperti mendongeng untuk anak, kelas menulis dan seni budaya untuk remaja.
- Pendidikan Keluarga: Perempuan menjadi jembatan antara anak dan buku, mendorong budaya membaca di rumah, serta mengajarkan literasi digital dasar kepada anak-anak dan lansia.
Perempuan Sapari menjadikan TBM bukan hanya perpustakaan desa, tetapi juga pusat transformasi sosial dan penguatan kapasitas warga khususnya pada anak-anak.
- Tantangan dan Upaya Penguatan Peran Perempuan
Meski kontribusinya sangat besar, perempuan masih menghadapi hambatan seperti: Kurangnya akses pelatihan berbasis teknologi, Minimnya anggaran afirmatif khusus perempuan, Stereotip gender dalam pengambilan keputusan.
Namun, Pemerintah Desa Sapari terus berupaya: Menyediakan ruang pelatihan keterampilan dan manajemen organisasi untuk perempuan, Mendorong penganggaran yang responsif gender, Memberikan ruang khusus perempuan dalam setiap forum pembangunan desa.
Kesimpulan
Perempuan Desa Sapari adalah aktor penting dalam pembangunan desa berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam pemerintahan, penguatan ekonomi, literasi, kesehatan, hingga pelestarian budaya, perempuan telah menjadi motor penggerak perubahan yang nyata. Keberadaan TBM Kedai Baca menjadi bukti bagaimana perempuan bisa memimpin gerakan literasi yang inklusif, memberdayakan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Dengan dukungan kebijakan desa, kolaborasi antar sektor, dan pengakuan atas kapasitas mereka, peran perempuan di Desa Sapari akan terus tumbuh sebagai pondasi kemajuan desa di masa depan.
Sahrul r
22 Desember 2025 20:39:17
Mantap...