Berita Desa
Gerakan Cegah Kaki Gajah: Desa Sapari Laksanakan Pemberian Obat Pencegahan Masal Filariasis Tahun 2025
Lampiran File
Gerakan Cegah Kaki Gajah: Desa Sapari Laksanakan Pemberian Obat Pencegahan Massal Filariasis Tahun 2025
Meta Deskripsi: Pemerintah Desa Sapari bersama Puskesmas Muruk Rian menggelar kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis di Aula Kantor Desa Sapari pada Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Muruk Rian Carlena, SE, Kepala Desa Sapari Eliyanto, A.A, Ma, Pd, SD, serta para tenaga kesehatan dan masyarakat, dengan sasaran utama anak-anak sekolah dasar dan menengah pertama.
Sapari, 22 Oktober 2025 ; Dalam upaya mendukung Indonesia bebas penyakit kaki gajah (Filariasis), Pemerintah Desa Sapari bekerja sama dengan Puskesmas Muruk Rian melaksanakan kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis yang digelar di Aula Kantor Desa Sapari pada Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Muruk Rian Carlena, SE, Kepala Desa Sapari Eliyanto, A.A, Ma, Pd, SD, Pj. Program Filariasis Agustina Mulang, A.Md, Kep dari Puskesmas Muruk Rian beserta tim tenaga kesehatan, Kepala SDN 016 Tana Tidung Agustinus, S.Th, dan Kepala SMPN 05 Tana Tidung Wisnus, S.Th, serta masyarakat Desa Sapari, khususnya para siswa sekolah dasar dan menengah pertama.
Dalam sambutannya, Camat Muruk Rian Carlena, SE, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung program nasional pemberantasan Filariasis.
“Penyakit kaki gajah bukan hanya mengancam kesehatan, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi. Melalui kegiatan POPM ini, kita menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Mari kita dukung bersama agar Kecamatan Muruk Rian bebas Filariasis,” ujar Camat Carlena.
Beliau juga menegaskan bahwa peran aktif desa sangat penting dalam memastikan seluruh sasaran, terutama anak-anak dan kelompok rentan, mendapatkan obat pencegahan ini secara merata.
Sementara itu, Kepala Desa Sapari Eliyanto, A.A, Ma, Pd, SD menyampaikan bahwa kegiatan POPM Filariasis ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan pihak kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Pemerintah Desa Sapari sangat mendukung kegiatan ini. Kami berharap seluruh warga, terutama anak-anak, bisa terlindungi dari penyakit Filariasis. Kami juga berterima kasih kepada Puskesmas Muruk Rian dan tenaga kesehatan yang telah memberikan edukasi dan pelayanan dengan baik,” ujar Eliyanto.
Selain anak-anak sekolah, Ibu Camat, perangkat desa, guru, serta warga dewasa juga turut menerima obat pencegahan Filariasis sebagai langkah proteksi bersama.
Agustina Mulang, A.Md, Kep, selaku Pj. Program Filariasis Puskesmas Muruk Rian, menjelaskan bahwa kegiatan POPM ini merupakan bagian dari program nasional untuk menekan penyebaran penyakit kaki gajah di wilayah endemis.
“Sasaran utama program ini adalah anak-anak usia sekolah dasar dan menengah pertama. Namun, kami juga memberikan obat kepada perangkat desa, guru, dan masyarakat umum untuk memastikan cakupan perlindungan menyeluruh,” jelas Agustina.
Ia menambahkan bahwa pemberian obat dilakukan secara hati-hati dan diawasi langsung oleh tenaga kesehatan. Selain itu, tim kesehatan juga memberikan edukasi mengenai cara penularan dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis di Desa Sapari tidak hanya bersifat pengobatan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan, menghindari gigitan nyamuk, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Sinergi antara pemerintah desa, pihak kecamatan dan tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Pemerintah Kecamatan Muruk Rian berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin hingga target Indonesia Bebas Filariasis Tahun 2030 dapat tercapai.
“Kami bangga Desa Sapari menjadi salah satu contoh desa yang aktif dan kompak dalam mendukung program kesehatan nasional. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat,” tutup Camat Carlena.
Kegiatan POPM Filariasis di Desa Sapari menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menjaga kesehatan masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor, kesadaran warga untuk hidup sehat semakin meningkat, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat desa yang sehat, produktif, dan bebas penyakit menular.
Sahrul r
22 Desember 2025 20:39:17
Mantap...